Posts Tagged Cisco Switch

Seri Belajar Cisco dari Dasar - 1. Mengenal Mode Pada Cisco Router

Router adalah peralatan yang melakukan fungsi routing, router bisa menjalankan tugasnya dikarenakan konfigurasi yang dibuat, pada saat kita akan melakukan konfigurasi dan masuk melaui console maka pada router cisco tersebut terdapat 3 mode, yaitu user mode, privilege mode, dan global configuration mode. Kita perlu memahami perbedaan mode ini pada saat mengkonfigurasi router sehingga kita akan tahu berada di mode manakah kita pada saat melakukan konfigurasi dan apa yang bisa kita lakukan pada  mode tersebut. Read the rest of this entry »

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Comments

Simulasi Penghapusan IOS pada Router Cisco dan cara recovery dengan TFTP Server

IOS atau Internetwork Operating System, adalah sistem operasi yang terdapat pada Peralatan Cisco seperti pada router dan switch, pada IOS lah kita bisa melakukan konfigurasi sehingga bisa memerintahkan router untuk bekerja sesuai dengan yang kita inginkan, IOS disimpan pada Flash Memory yang terdapat pada router. Pada saat kita menghidupkan sebuah router maka secara normal akan terdapat urutan proses, yaitu: Read the rest of this entry »

, , , , , , , , , , , , , , ,

No Comments

KONFIGURASI VLAN, ROUTING STATIC, DHCP DAN NAT PADA LAYER 3 SWITCH CISCO 3560

Layer 3 switch atau Multilayer Switch adalah switch yang bekerja pada layer 2 dan juga bekerja pada layer 3 yang mempunyai fungsi routing, kemampuan routing pada layer 3 switch antara lain routing antar VLAN berdasarkan encapsulation dot 1Q maupun routing protocol static dan routing protocol dinamis lain seperti Border Gateway Protocol (BGP), Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP), Open Shortest Path First (OSPF), dan Routing Information Protocol (RIP). Pada contoh ini akan diperlihatkan langkah melakukan konfigurasi VLAN pada Catalyst 3560 serta routing antar VLAN, Routing Static, DHCP dan juga NAT. Read the rest of this entry »

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Comments

Memisahkan gateway hotspot dengan VLAN

Dimisalkan kita berlangganan dua ISP, ISP1 untuk kepentingan user yang bersifat stationery dan ISP2 untuk kepentingan user yang menggunakan hotspot Read the rest of this entry »

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

4 Comments

Prinsip Redistribute Routing Protocol

Redistribute adalah cara untuk meredistribusikan kembali routing tabel yang dibentuk oleh suatu routing protocol untuk diteruskan ke routing protocol lain. Dengan redistribute kita bisa membentuk routing tabel yang lengkap dari suatu topologi walaupun menggunakan routing protocol yang berbeda. Pada prinsipnya router yang menjadi penghubung antara network dengan routing protocol yang berbeda akan menggunakan routing protocol sesuai dengan routing protocol yang dipergunakan oleh kedua network tersebut, misal interface F0/0 pada router tersebut berhubungan dengan network yang menggunakan RIP maka router tersebut harus menggunakan RIP dan pada F0/1 menggunakan OSPF maka router tersebut juga harus menggunakan OSPF sesuai dengan network tempat interface tersebut terhubung. Untuk membuat agar routing tabel yang dibentuk oleh RIP bisa diteruskan menuju ke OSPF maka dipergunakan redistribute RIP, dan sebaliknya agar routing tabel yang terbentuk pada OSPF bisa diteruskan menuju RIP maka dipergunakanlah redistribute OSPF. Read the rest of this entry »

, , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Comments

InterVLAN Routing dengan Vyatta

VLAN dibuat dengan encapsulation dot 1Q berdasarkan IEEE 802.1Q, yaitu terjadi peristiwa tagging oleh switch pada header frame ethernet, berupa VLAN ID, dan dengan tag yang terdapat pada header frame inilah maka switch akan melihat port mana saja yang mempunyai VLAN ID yang sama dengan frame tersebut, frame hanya akan diteruskan menuju port yang di set  dengan VLAN ID yang sama  dan tidak akan diteruskan menuju port dengan VLAN ID yang berbeda, dengan metode inilah maka terjadilah segmentasi LAN berdasarkan port pada switch, sehingga broadcast yang dihasilkan oleh salah satu host tidak akan diteruskan menuju port dengan VLAN ID yang berbeda atau hanya akan diteruskan ke port dengan VLAN ID yang sama, sehingga terjadi efisiensi pemakaian bandwidth. Kondisi inilah yang membuat VLAN seolah-olah mempunyai banyak LAN dalam pengertian logical tetapi sebenarnya berada dalam satu LAN dalam pengertian physical. Read the rest of this entry »

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

7 Comments

CONFIGURATION REGISTER

Cisco mempunyai software register 16 bit yang ditulis pada nonvolatile memory. Configuration register diatur secara default untuk me-load Cisco IOS dari flash dan me-load startup-config dari NVRAM

Kita bisa mengubah configuration register untuk keperluan:

  • Memaksa system untuk masuk bootstrap monitor
  • Memilih sebuah boot source dan default boot filename
  • Enable atau men-disable fungsi break
  • Mengontrol alamat broadcast
  • Mengatur baud rate terminal console
  • Me-load software operating dari ROM
  • Booting dari TFTP server Read the rest of this entry »

, , , , , , , , , , , , , , , ,

18 Comments